Scroll to Top
Peluang Usaha Tips Usaha

Bisnis Gerobak Peluang Bisnis Menuju Kesuksesan

Tips Sukses Bisnis Gerobak

Semua jenis usaha dengan menggunakan gerobak seperti yang telah disebutkan tadi itu memiliki peluangnya masing-masing dan sangat menguntungkan. Karena, setiap barang produksi, baik berupa barang produksi, baik berupa barang atau jasa selalu laku dan memiliki segmen pasarnya tersendiri. Hal ini di buktikan dengan banyaknya pedagang dengan menggunakan gerobak yang ada di daerah perkotaan , dan semua usahanya  tersebut laku. Ini artinya peluang untuk usaha jenis ini sangat terbuka dan menguntungkan. Begitu sangat menguntungkannya, sehingga pada beberapa jenis usaha yang menggunakan gerobak dapat di jadikan sebagai penghasilan terutama bagi berkeluarga menjajalkan bisnis ini.

tips-bisnis-grobak

Ukuran menguntungkan adalah pendapatan yang di peroleh dari usaha tersebut sudah cukup bahkan lebih untuk di jadikan sebagai sandaran dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Jadi, ada banyak usaha dengan menggunakan gerobak yang dapat di jadikan sebagai mata pencarian keluarga, seperti angkringa, penjual bakso, mie ayam, lesehan, dan lainya. Meskipun semua usaha menggunakan gerobak pendapatannya hanya untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, jika di gunakan sebagai usaha tambahan atau sampingan, maka akan sangat menguntungkan. Atau, jika anda ingin berbisnis dalam usaha kecil ini tanpa harus susah-susah kerja secara langsung. maksudnya, jika anda menjadi bos dalam bisnis ini anda tinggal member modal kepada seseorang dengan pendapatan sekian persen, sehingga anda tinggal menerima uang setoran tersebut sambil duduk-duduk di kursi./

Baik sebagai penjual secara mandiri maupun sebagai bos, dalam bisnis ini, sama-sama memiliki peluang yang sangat menguntungkan. Maka, inilah peluang yang terbuka jika kita hidup di daerah perkotaan. Dan, kita harus bisa memanfaatkan peluang tersebut. Bisnis seperti ini memang tepat yang pas dalam belajar memulai, melaksanakan, dan mengembangkan skill di bidang wirausaha.

H. Yusup mengatakan bahwa seseorang yang akan ketinggalan dan tidak bisa berkembang bila hidup di daerah perkotaan tanpa berwirausaha. Menggapa demikian? Karena, orang tersebut tidak bisa membaca keuntungan dan memanfaatkan peluangyang ada di sekitarnya untuk di jadikan sebagai pendapatan.

Tujuan utama pendapatan ini adalah untuk pemenuhan kebutuhan hidup. Jika tidak bisa demikian, maka kita akan kelabakan. Kelabakan karena terjadi pepatah besar pasak dari pada tiang. Tidak bisa menghasilkan pendapatan yang seimbang, sementara pemenuhan kebutuhan untuk hidup terus dikeluarkan.

Oleh sebab itu, untuk menutupi dan mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah dengan berwirausaha, Memanfaatkan sedikit-banyak peluang untuk di jadikan sebagai penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidup di daerah perkotaan. Dan, jenis wirausahanya yang mudah, murah karena modalnya bisa di jangkau masyarakat kecil dan bisa di lakukan ialah dengan membuka usaha dengan menggunakan gerobak. Namun, agar jenis usaha gerobak anda bisa bersaing dan memiliki peluang serta keuntungan yang lebih, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan

Hal Yang Harus di Perhatikan Dalam Bisnis Gerobak

Hal ini di lakukan agar hasil yang di peroleh tidah hanya pas-pasan dan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hudup tanpa bisa beat pengembangan. Agar bisa menggunakan gerobak yang akan di tekuni ini menjadi lancar, berikut beberapa poin yang harus diperhatikan, di antaranya sebagai berikut.

1. Jenis Podak Yang Dijual
Mengetahui jenis prodak yang akan di jual, baik itu berupa makanan atau jasa, penting di lakukan sebelum anda membuka usaha. Kalau ia berupa makanan, maka makanan jenis apa yang akan di jajakan, begitu juga berupa jasa. Untuk itu, ada baiknya jika anda melakukan survey atau pengamatan kecil-kecilan terhadap masyarakat dan jenis prodak yang akan layak dan laku di jual. Misalnya dalam suatu wilayah tertentu, anda dapat melakukan pengamatan kira-kira jenis makanan apa yang diterima oleh konsumen, apakah mie ayam, bubur ayam, gado-gado, atau nasi goreng dan yang lainya.

Selain jenis makanan yang sudah umum seperti di atas, anda juga dapat menawarkan jenis makanan atau produk baru yang bisa di tawarkan kepada konsumen tanpa kehilangan daya jual. Misalnya, kita dapat melakukan trobosan baru dengan mempelajari menjual dan membuat sesuatu masakan yang pada umumnya di jual di kafe/restorant. Namun, kali ini, kita perdagangkan secara keliling. Hal yang perlu di perhatikan, jenis makanan yang hendak anda jual sebaiknya makanan yang masih sangat diterima dan di sukai konsumen. Artinya, anda tidak akan menjual menu makanan lain yang baru meskipun itu trobosan tetapi belum begitu familiar oleh konsumen.

Selain itu, anda bisa mengkreasikan produk yang sudah ada dengan aneka olahan yang membuatnya berbeda dengan produk yang sama lainya. Misalnya, nasi goreng buntut, nasi goreng petay, omelet mie, spaghetti ayam pedas, miso sup tofu, dan lain sebagainya, sesuai kreasi anda.

2.Kualitas Makanan/ Masakan
Kualitas makanan atau masakan sangat menentukan nilai jual dan daya tarik pelanggan. Semakin baik kualitas makanan dan masakannya, maka semakin  baik juga minat pelangganya. Kualitas masakan dan makanan ini begitu sangat pentingnya bagi hubungan baik dengan konsumen. Mengapa demikian? Sebab, kualitas dapat menjaga dan mempertahankan minat selera pelanggannya untuk tetap membeli.

Misalnya, pernahkah anda membeli makanan pada penjual keliling tertentu yang masakannya asal-asalan sehingga kualitas makannya buruk menurut anda? Jika anda pernah, tentu itu merupakan pengalaman pahit bagi anda dan tidak mungkin anda mau membelinya lagi.

Oleh sebab itu, makanan yang berkualitas akan membuat konsumen merasa senang dan puas. Jika konsumen sudahmerasa tertarik dengan awalnya, maka ia akan terus membeli lagi. Status sebagai konsumen pun bisa berubah menjadi pelanggan. Hal ini karena konsumen sudah merasa puas dan cocok dengan produk makanan yang sedang anda jajakan. Oleh karna itu, jika anda ingin maju dan berkembang, meskipun anda berjualan bakso keliling,  masakan dan makanan yang anda produksi harus berkualitas, sehingga anda akan di pertahankan oleh konsument.

Bagaimana cara mengukur tinggkat kualitas masakan dan makanan anda? Caranya gampang, tinggal anda buat jenis makanan tertentu dan bagikan kepada krabat atau tetangga dekat. Setelah itu, baru Tanya bagaimana masakan atau rasa makannya? Apakah enak atau kurang. Kira-kirasudah pantas untuk di jual? Pertanyaan tersebut harus diajukan kepada siapapun yang akan mencoba produk anda. Jika belum pas atau kurang lezat, maka anda harus  terus memperbaiki racikan bumbunya sehingga membentuk makanan yang nikmat. Dalam hal ini, anda harus terbuka akan kritik dan saran dari orang yang telah mencoba makanan anda. Perbaikan terhadap racikan olahan masakan dan makanan tersebut anda lakukan sampai  bisa di biloang nikmat. Maka, setelah itu, anda bisa mencoba menjualnya.

3.Menentukan Harga
Pemilihan harga yang pas dan sesuai merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam berjualan. Biasanya, konsumen yang membeli makanan disebabkan oleh dua hal selain kebutuhan. Pertama, kualitas rasa. Kedua, harganya. Jika kualitas rasa makanannya bagus tetapi mahal, biasanya kalangan tertentu saja yang membelinya. Jika kualitas rasanya teruji dan harganya terjangkau untuk tidak di bilang murah maka sudah dapat di pastikan konsumennya juga banyak. Jadi, harga makanan juga dapat mempengaruhi banyak-tidaknya konsumen.

Selain memang kualitas rasanya yang bagus, anda juga harus memperhatikan berapa harga jual yang harus di patok untuk konsumen. Anda harus jeli dan memanfaatkan poin ini, karena banyak pesaing yang harus di perhitungkan. Pesaingnya biasanya bukan cumin kualitas rasa, tetapi juga harga. Anda tidak mungkin mematok harha di atas harga lainya sementara produk makanan dan rasanya, atau bahkan kuantitasnya, sama

Dealam usaha berjualan ada istilah “ biar pun untung sedikit yang penting pembeli banyak, dari pada untung besar tetapi pembeli sedikit”. Istilah ini bisa anda ubah. Misalnya, “ biarpun untungg nya agak banyak yang penting konsumennya banyak”. Memang agak berbeda, tetapi ini menandakan bahwa dalam mengambil harga, anda jangan terlalu rendah dan juga jangan terlalu tinggi. Ambilah tengah-tengahnya saja, yang jelas harganya terjangkau dan anda menyuguhkan kualitas rasa yang bagus.

bisnis

Cara menentukan hargapun tidak terlalu sulit. Anda tinggal melakukan survey atau peninjauan beberapa harga jenis makanan tentu yang anda jual dengan yang ada di pasaran. Harga pasaran ini bisa di temui. Misalnya, jika anda ingin berdagang bakso, maka berapa harga satu mangkuk bakso di pasaran. Misalnya Rp 10.000 – Rp 12.000. anda kemudian bisa mengambil tengahnya, misalnya Rp 8.000 atau 9.000. tetapi, dengan harga sebanyak itu, anda harus menjamin kualitas rasa dan kuantitas makanannya.

Like it? Share it!

Leave A Response